Showing posts with label MIKROTIK. Show all posts
Showing posts with label MIKROTIK. Show all posts

Saturday, April 27, 2019


Assamu'alaikum Wr.Wb

Pendahuluan :
Halo guys kembali lagi di blog Mahfud Andriyan, tetap jadi pengunjung setia saya ini ya. Nah pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit cara melakukan pengamanan router mikrotik menggunakan Firewall, akan lebih jelasnya simak langkah-langkahnya di bawah ini guys.

Latar Belakang :
Pada zaman sekarang eranya sudah berkembangnya dunia IT ini, networking atau jaringan sangat berkaitan dengan keamanan dimana apabila keamanan perangkat kita ini tejebol (di hack) maka dapat diakses orang lain nanti akan membahayakan untuk tindak kejahatan dalam dunia jaringan tersebut.

Pengertian :


Firewall merupakan fitur yang digunakan untuk melakukan filtering  akses (Filter Rule), Forwading NAT, dan juga dapat digunakan untuk menandai koneksi maupun paket dari trafik data yang melewati route (Mangle).

Maksud dan Tujuan :
Dapat melakukan pengamanan router mikrotik kita agar router kita tidak dapat diakses oleh orang lain.

Hasil yang Diharapkan :
Mampu melakukan konfigurasi firewall untuk keamanan router mikrotik kita.

Alat dan Bahan :
Laptop/PC
Mikrotik
Kabel UTP
Charger

Waktu Kegiatan :
Hari : Sabtu
TGL : 27 April 2019

Pembahasan :
Pada konfigurasi firewall ini saya akan mesetting dimana kita saat akan login perangkat router mikrotik harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan terlebih dahulu.

Syaratnya untuk login :
1. Pertama kita harus melakukan "Ping" IP address router kita lewat terminal laptop kita.
2. Kedua setelah kita melakukan ping, selanjutnya kita mengakses IP address router mikrotik kita di "web browser".
3. Setelah kita melakukan cara kedua di atas tersebut barulah kita baru bisa mengakses mikrotik kita tersebut lewat winbox.

Dari syarat-syarat diatas jika teman-teman belum memahaminya alangkah baiknya menyimak langkah-langkahnya berikut ini.

1. Pertama kita memasukan alamat IP address yang terhubung ke laptop pada menu "IP => address",seperti berikut.

IP address yang terhubung Ke Laptop kita
2. Kemudian langkah kedua ini kita masuk pada "firewall" dengan cara klik pada menu "IP=> Firewall", setelah kita klik menu firewall kita pastikan di tab menu "Filter Rules"


3. Ketiga ini kita tambahkan "Rulle ICMP" Pada tab "General",seperti berikut.
Chain : Input (Karena rulle yang kan berjalan masuk ke router mikrotik kita)

Protokol: icmp (Karena rulle yang bejalan pertama adalah ping maka protokolonya pilih icmp)

In-terface : ether 2 (Karena kita akan mengaksesnya lewat router tersebut dengan laptop kita melalui ether 2)

Rulle ICMP di Tab General
4. Sekarang kita pindah pada tab menu "Action", pada tab menu action isikan 
Action : add src to address list (karena mode ini akan menambahkan source address ke address list)

Address list : ICMP (Karena sebagai indentitas rulle yang pertama)

Rulle ICMP di Tab Action
5. Pada langkah kelima ini kita tambahkan rulle http, pada tab general isikan seperti berikut.
Chain : Input (Karena rulle yang kan berjalan masuk ke router mikrotik kita)

Protokol: tcp (Karena rulle yang kita akan jalankan melalui web browser)

Dst.Port : 80 (Karena HTTP memiliki nomor port 80)

In-terface : ether 2 (Karena kita akan mengaksesnya lewat router tersebut dengan laptop kita melalui ether 2)

Rulle HTTP di Tab Action
 6. Keenam ini kita pindah ke tab "Advanced" kemudian isikan "Scr address list : ICMP (Supaya rule terhubung dan saling berkaitan), seperti gambar di bawah ini.
Rulle HTTP di Tab Advanced
7. Ketujuh kita pindah ke tab "Action", kemudian isikan seperti berikut.
Action : add src to address list (karena mode ini akan menambahkan source address ke address list)

Address list : HTTP (Karena sebagai indentitas rulle address list)

Rulle HTTP di Tab Action
 8. Kedelapan ini kita tambahakan rulle accept untuk winbox, kemudian isikan pada tab "General" seperti berikut.
Chain : Input (Karena rulle yang kan berjalan masuk ke router mikrotik kita)

Protokol: tcp (Karena rulle yang kita akan jalankan melalui winbox)

Dst.Port : 8291 (Karena winbox memiliki nomor port 8291)

In-terface : ether 2 (Karena kita akan mengaksesnya lewat router tersebut dengan laptop kita melalui ether 2)

Rulle Winbox di Tab General
 9. Pada langkah kesembilan ini kita masuk ke tab "Advanced", kemudian isikan Scr address list : HTTP (Supaya rule terhubung dan saling berkaitan)

Rulle Winbox di Tab Advanced
10. Pada langkah kesepuluh ini kita pindah ke tab "Action", kemudian kita isikan Action : accept (karena hanya rulle ini yang akan dijalankan dan diterima), seperti berikut.

Rulle Winbox di Tab Action
11. Pada langkah kesebelas ini kita tambahkan rulle drop, lalu pada tab general kita isikan, seperti di bawah ini.
Chain : Input (Karena rulle yang kan berjalan masuk ke router mikrotik kita)

In-terface : ether 2 (Karena kita akan mengaksesnya lewat router tersebut dengan laptop kita melalui ether 2)

Rulle Drop di Tab General
 12. Kedua belas kita masuk pada tab menu action, kemudian kita isikan pada Action : Drop (Pada drop ini maksudnya router tidak akan melakukan accept terhadap paket yang tidak terdaftar pada rulle firewall yang kita buat)

Rulle Drop di Tab Action
13. Ketiga belas ini kita mematikan fungsi dari Mac Server winbox di menu "Tools=> Mac Server" kemudian pastikan kita di menu "MAC Winbox Server" lalu pilih "none", seperti gambar di bawah ini.

Mematian MAC Server Winbox
14. Keempat belas ini setelah kita konfigurasi, maka tahap ini pengecekan sesuai syarat yang sudah kita buat tadi, lebih jelasnya seprti gambar di bawah ini.

A. kita keluar dulu dari winbox kita, baru kita coba masuk melewati MAC address dan IP address dulu seperti di bawah ini. 

Gagal Konek karena belum memenuhi syarat
Gagal Konek karena belum memenuhi syarat
B. Kemudian kita coba melengkapi syarat pertama sesuai syarat yang kita buat tadi melalui test "Ping", seperti berikut.

Memenuhi syarat yang pertama

C. Selanjutnya setelah kita coba syarat pertama maka  kita coba melengkapi syarat kedua sesuai syarat yang kita buat tadi dengan mengakses melalui "web browser", seperti berikut.

Memenuhi syarat yang kedua
15. Langkah terakhir, setelah kita melakukan syarat kedua tersebut waktunya kita mengakses mikrotik kita melalui "IP address" dengan  winbox, seperti gambar dibawah ini.

Maka Baru Berhasil Setelah Sesuai Syarat

Temuan Masalah :
-

Kesimpulan :
Jadi dengan kita melakukan pengamanan router dengan firewall ini, kita dapat lebih meningkatkan keamanan pada router mikrotik kita tersebut.

Referensi :
Pak Ziad Sobri

Penutup :
Oke guys, sekian dari saya apabila ada salah kata ataupun penulisan mohon maaf dan semoga artikel ini dapat membantu kalian yang membutuhkan.
Terima Kasih.
Wassamu'alaikum Wr.Wb 


Friday, April 26, 2019


Assamu'alaikum Wr.Wb

Pendahuluan :
Hai teman-teman,berjumpa lagi di blog saya. Pada kesempatan hari ini saya akan membagikan sedikit ilmu mengenai cara konfigurasi routing RIP pada mikrotik.

Latar Belakang :
Saya melakukan konfigurasi routing dynamic RIP ini berlatar belakangkan karena saya ingin belajar routing pada vendor mikrotik.

Pengertian :


RIP (Routing Information Protocol) adalah salah satu jenis routing protocol yang termasuk kedalam kategori IGP (Interior Gateway Protocol) yaitu routing protocol yang digunakan dalam satu Autonomous System yang sama. Routing RIP ini menggunakan algoritma Distance Vector dimana router akan mencari rute terbaik menggunakan jarak.

Maksud dan Tujuan :
Supaya dapat memahami dan mengetahui routing pada mikrotik yaitu salah satunya routing dynamic RIP.

Hasil yang Diharapkan :
Mampu melakukan konfigurasi routing RIP (Routing Information Protocol).

Alat dan Bahan :
Laptop/PC
RouterBoard MIkrotik 2 buah
Kabel UTP
Charger

Waktu Kegiatan :
Hari : Jumat
TGL : 26 April 2019
 
Pembahasan :
Setalah kita memahami pengertian routing RIP ini kita ketika mau konfigurasi harus memiliki topologi yang akan di konfigurasi agar nantinya kita mudah dalam melakukan konfigurasinya. Pada Konfigurasi RIP ini saya akan mengunakan topologi seperti gambar di bawah ini.


1. Pertama saya masuk mikrotik saya menggunakan "mactelnet 6C:3B:6B:67:E0:F4", kenapa mac telnet? ya karena saya kan melakukan konfigurasi melalui CLI (Command Line Interface). Setelah kita login dengan mactelnet kemudian kita mengganti indetity pada mikrotik dengan perintah sebagai berikut.

"[1114HFUDANDRIYAN@MikroTik] > system identity set name=Router-B"

maka nanti setalah kita enter akan seperti berikut.

"[1114HFUDANDRIYAN@Router-B] >"

2. Langkah kedua ini kemudian kita memasukan alamat IP address di masing-masing interface pada mikrotik, seperti berikut.

#Router  A

"[admin@Router-A] > ip address add address=10.10.10.1/30 interface=ether3"   
     
"[admin@Router-A] > ip address add address=192.168.40.1/29 interface=ether2"

untuk melihat jika kita berhasil memasukan IP

#Router B

"[1114HFUDANDRIYAN@Router-B] > ip address add address=10.10.10.1/30 interface=ether3"
         
"[1114HFUDANDRIYAN@Router-B] > ip address add address=192.168.30.1/29 interface=ether2

untuk melihat jika kita berhasil memasukan IP
3. Pada langkah ketiga ini setelah kita memasukan alamat Ip address, selanjutnya kita memasukan konfigurasi routing dengan perintah, seperti di bawah ini.

#Router A


"[admin@Router-A] > /routing rip interface add interface=ether3 send=v2 receive=v2"

"[admin@Router-A] > /routing rip network add network=10.10.10.0/30"

"[admin@Router-A] > /routing rip network add network=192.168.40.0/29 "

Hasil Dari routing
#Router B

"[1114HFUDANDRIYAN@Router-B] > /routing rip interface add interface=ether3 send=v2 receive=v2"

"[1114HFUDANDRIYAN@Router-B] > /routing rip network add network=10.10.10.0/30"

"[1114HFUDANDRIYAN@Router-B] > /routing rip network add network=192.168.30.0/29"

Hasil Dari routing
4. Langkah terakhir ini kita selanjutnya melakukan tahapan pengecekan test ping dari kedua router tersebut, lebih jelasnya seperti gambar berikut ini.

#Dari Router A ke Client B


#Dari Router B ke Client A


Temuan Masalah :
Dalam melakukan routing RIP ini harus memerlukan ketelitian.

Kesimpulan :
Jadi dengan routing RIP ini yaitu routing yang mempunyai batasan hop count (maxium 15 hop count), oleh karena itu routing RIP hanya cocok di terapakan pada jaringan yang berskala kecil sampai menengah saja.

Referensi :
https://www.dodiventuraz.net/2018/12/tutorial-konfigurasi-routing-rip-pada-router-mikrotik.html

Penutup :
OKe teman-teman, sekian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Wassamu'alaikum Wr.Wb 


Thursday, April 25, 2019



Assamu'alaikum Wr.Wb

Pendahuluan :
Hai guys, berjumpa kembali di blog saya. Oke guys pada kesempatan kali ini saya akan membagikan pengetahuan mengenai konfigurasi routing di mikrotik yaitu konfigurasi routing BGP (Border Gateway Protocol), langsung saja ya guys simak langkah-langkahnya berikut ini.

Latar Belakang :
Pada routing BGP (Border Gateway Protocol) ini berlatar belakang mempunyai masalah 3 router yang memiliki client serta subnetmask dan network yang berbeda. Maka dari itu semua saya ingin menghubungkan dari ketiga router tersebut supaya bisa saling berkomunikasi antar router. Nah untuk menghubungkannya agar saling berkomuikasi itu saya akan menggunakan routing BGP (Border Gateway Protocol).

Pengertian :


BGP (Border Gateway Protocol) adalah salah satu jenis protokol routing yang dapat berfungsi untuk mempertukarkan informasi antar Autonomous System (AS). Pada protokol BGP (Border Gateway Protocol) ini merupakan sebuah protokol dynamic routing pada mikrotik. Selain BGP di mikrotik terdapat macam jenis dynamic routing diantaranya routing OSPF dan RIP. Protokol BGP untuk melakukan pertukaran informasi memanfaatkan protokol TCP sehingga tidak memerlukan protokol jenis lain yang menangani fragmentasi, retransmisi, acknowledgement dan sequencing.

Maksud dan Tujuan :
Supaya mengetahui serta memahami routing BGP (Border Gateway Protocol) pada Mikrotik.

Hasil yang Diharapkan :
Mampu melakukan konfigurasi routing BGP (Border Gateway Protocol).

Alat dan Bahan :
- Laptop/PC
- 3 Buah Router Mikrotik
- Kabel UTP
- Charger

Waktu Kegiatan :
Hari : Kamis
TGL : 25 April 20


Pembahasan :

1. Pertama pastikan setting alamat IP address laptop kita sesuai alamat IP address yang sudah kita buat seperti topologi diatas.

2. Kedua kita buka winbox dan connect dengan mikrotik, kemudian kita setting alamat IP Address pada masing-masing "Router Ngawi,Purbalingga,Klaten". Maka pada setiap router harus kita beri alamat IP sesuai IP yang ada di topologi kita tersebut, untuk memberikan alamat IP tersebut kita masuk di menu "IP=> address => add(+)". Lebih jelas dan detailnya lihat gambar di bawah ini.

#Router Ngawi

#Router Purbalingga


#Router Klaten

3. Maka setelah kita tambahkan alamat IP Address pada masing-masing router, lalu tahapan selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi BGP di semua router (Router Ngawi, Purbalingga,Klaten). Untuk melakukan konfigurasi ini kita masuk di menu "Routing=> BGP=> Instances => add (+)", seperti gambar di bawah ini.

#Router Ngawi



#Router Purbalingga


#Router Klaten 
Catatan :
- Name (kita tentukan nama dari router tersebut).
- Remote AS (kita masukkan remote AS yang sesuai dengan koneksi).
- Router ID (kita masukan alamat ip router).

4. Pada langkah keempat ini kita tinggal pindah ke tab menu "Peers" kemudian di menu perrs tersebut kita akan menambahkan dua buah rule untuk "peering(memasangkan)" dengan BGP router yang lain. Jika "peering" berhasil maka akan muncul keterangan "Established", lebih jelasnya seperti gambar berikut ini.
#Router Ngawi
#Router Purbalingga
#Router Klaten 
 

Catatan :
- Name (biarkan standart ataupun sesuai keingininan kalian).
- Instance (kita arahkan ke profil yang sudah kita buat tadi contoh "bgp-R1").
- Remote Address (gateway daring masing-masing pada router).
- Remote AS (kita masukkan remote AS yang sesuai dengan koneksi ) 

5. Langkah kelima kita sekarang pindah ke tab menu "Network", kemudian kita tambahkan network dari ethernet yang terhubung ke router kita sesuai topologi di atas. Kita untuk melihat networknya biar mudah masuk pada menu "IP=> Address" nanti akan muncul "Address List" lalu untuk menambahkan network tersebut klik "add(+)", seperti berikut ini.

#Router Ngawi

#Router Purbalingga

#Router Klaten

6. Langkah keenam ini kita selanjutnya melihat pada menu "IP => Routers", maka nanti akan ada rule routing dengan simbol "DAb (Dynamic Active DGP)", seperti gambar di bawah ini.

#Router Ngawi

#Router Purbalingga


#Router Klaten

7.Langkah terakhir kita lakukan pengecekan dengan ping antar client pada Router Ngawi,Purbalingga,dan Klaten, seperti berikut.

#Client Router Ngawi

#Client Router Purbalingga

#Client Router Klaten
 

Temuan Masalah :
-

Kesimpulan :
Jadi ketika kita akan melakukan routing BGP (Border Gateway Protocol) itu hal yang harus kita perhatikan yaitu membuat topologi terlebih dahulu, supaya nantinya kita tahu bagaimana gamabaran jaringan yang akan kita konfiguras. Selain itu ketika kita routing BGP (Border Gateway Protocol) ini kita juga harus teliti agar tidak terjadi kesalahan dalam konfigurasi.

Referensi :
Ebook MTCNA-2012.pdf
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=170

Penutup :
Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini guys, apabila ada salah kata dalam penulisan mohon maaf dan semoga artikel kali ini dapat bermanfaat bagi saya sendiri dan teman-teman.
Wassamu'alaikum Wr.Wb 


Wednesday, April 24, 2019

Assamu'alaikum Wr.Wb

Pendahuluan :
Halo teman-teman gimana kabarnya?, pastinya kalian semua baik-baik bukan. Nah teman-teman pada kesempatan hari ini saya akan memberikan pembahasan materi mengenai konfigurasi OSPF pada mikrotik,langsung saja simak langkah-langkah di bawah ini.


Latar Belakang :
Pada routing OSPF pada mikrotik ini berlatar belakang bahwa routing OSPF ini digunakan untuk memanagement jaringan yang berskala sangat besar, oleh karena itu OSPF ini dapat mempermudah penambahan informasi routing dan dapat juga untuk meminimalisir kesalahan distribusi informasi routing, maka routing OSPF tersebut bisa menjadi sebuah solusi.


Pengertian :


OSPF (Open Shortest Path First) merupakan sebuah protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang dapat menjaga, mengatur dan bahkan medistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis.


Maksud dan Tujuan :
Agar kita mengetahui dan memahami konfigurasi OSPF pada Mikrotik.

Hasil yang Diharapkan :
Mampu melakukan konfigurasi routing OSPF tersebut.

Alat dan Bahan :
2 buah laptop
2 buah mikrotik
Kabel UTP
Software Winbox

Waktu Kegiatan :
Hari :Rabu
TGL : 24 April 2019

Pembahasan :

Pada penjelasan OSPF kemarin sudah saya jelaskan jika belum baca silahkan bisa baca DISINI, Kali ini langsung kita mulai saja ya konfigurasi routing OSPF. 
1. Pertama kita buat topologi yang akan kita routing, agar nantinya kita jelas ketika melakukan konfigurasi.


2. Kedua kita hubungkan kabel UTP ke masing-masing laptop pada setiap router sesuai apa topologi yang telah kita buat, setelah selesai kita langsung buka winbox kita.

3. Langkah ketiga ini kita masukan alamat IP untuk setiap interfaces ethernet pada mikrotik yang akan kita gunakan. Dengan cara klik menu "IP =>Address=> add (+)", kemudian jika kita sudah membuatnya jangan lupa klik "Apply lalu Ok".

#Router Mahfud

#Router Imam

4. Keempat ini kita sekarang menuju menu "Routing=> OSPF => Network => add (+)". Setelah itu kita masukan network address dari setiap masing-masing router, network yang dimasukkan yaitu dari Router Mahfud ke Router Imam dan dari Router ke laptop kita kemudian kita "Apply lalu Ok".

#Router Mahfud

#Router Imam

5. Selanjutnya pada langkah kelima ini kita bukak pada tab menu "Interface" di menu "OSPF", setelah itu kita lihat apakah interface yang kita konfigurasi dengan OSPF dapat berjalan atau belum. Maka jika kita berhasil akan muncul simbol D (Dynamic) seperti gambar di bawah ini.

#Router Mahfud
#Router Imam

6. Keenam ini kita lakukan konfigurasi "DHCP Server" pada interface yang dari router yang mengarah ke laptop kita, saya dan teman saya ini memakai "ethernet 2". Mengapa harus di DHCP Server?, agar setiap laptop kita dapat alamat IP secara DHCP dari router yang terhubung dengannya. Untuk melakukannya kita klik "Next" hingga selesai, seperti gambar berikut.

#Router Mahfud
#Router Imam

7. Selanjutnya setelah kita lakukan DHCP Server maka kita waktu melihat routing OSPF kita sudah jadi apa belum, untuk mengeceknya kita silahkan klik pada menu "IP=>Routers". Jika routing OSPF kita betul maka akan ada 3 list, yang dimana salah satunya kita lihat ada huruf "DAo (Dynamic Active ospf)", seperti gambar berikut ini.

#Router Mahfud

#Router Imam

8. Sekarang pada langkah kedelapan ini kita konekkan laptop kita ke wired yang DHCP, seperti berikut ini.

9. Kesembilan ini kita mengecek apakah laptop kita sudah mendapatkan alamat IP DHCP dari router apa belum, caranya mengecek alamat ip dengan perintah "ifconfig", seperti gambar di bawah ini.

#Router Mahfud
#Router Imam

10. Langkah terakhir ini kita lakukan tes ping antar laptop, jika kita berhasil maka akan muncul pesan "ICMP" repply, seperti gambar dibawah ini.

#Router Mahfud
#Router Imam


Temuan Masalah :
-

Kesimpulan :
Jadi dengan routing OSPF ini termasuk kedalam dynamic routers, sehingga routing OSPF dapat memberikan kemudahan bagi kita semua semisal memiliki jaringan yang berskala kecil maupun besar.

Referensi :
Ebook MTCNA-2012.pdf

Penutup :
Sekian yang dapat saya sampaikan teman-teman, semoga pada pembahasan materi konfigurasi routing OSPF ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Terima Kasih.
Wassamu'alaikum Wr.Wb

Pages

Penayangan

Translate

Jadwal Sholat

FOTO

  • SEKOLAH

    Followers