Friday, May 17, 2019

Assamu'alaikum Wr.Wb

Pendahuluan :
Halo teman-teman, apa kabar kalian semua? pastinya baik-baik bukan. Nah kembali lagi di blog Mahfud Andriyan ini, pada kali ini saya akan menshaingkan ilmu saya mengenai bagaimana cara streaming dan konfigurasi radio server menggunakan icecast debian server serta aplikasi Mixxx, untuk lebih detailnya silahkan perhatikan langkah-langkahnya di bawah ini.

Latar Belakang :
Pada stasiun radio untuk membuat radio musik streaming itu biasanya membutuhkan peralatan yang banyak serta juga mahal-mahal, jadi disini saya akan menunjukkan cara membuat statiun radio streaming dengan cara yang mudah itu melalui radio server icecast dan untuk meremotenya bisa menggunakan aplikasi Mixxx.

Pengertian :
Radio Server (Icecast2) merupakan sebuah media media yang dapat digunakan untuk streaming musik (MP3) selain itu juga mendukung Opus,WebM dan Ogg (Vorbis dan Theora).

Maksud dan Tujuan :
Supaya bisa memahami dan mengetahui cara konfigurasi radio server

Hasil yang Diharapkan :
Mampu melakukan konfigurasi radio server secara benar

Alat dan Bahan :
Laptop
Charger
Internet
Debian Server
Aplikasi Mixxx

Waktu Kegiatan :
Hari : Jumat
TGL : 17 Mei 2019

Pembahasan :



Temuan Masalah :
-

Kesimpulan :
Jadi dengan kita melakukan konfigurasi radio server ini kita dapat membagikan musik kepada client dengan mudah, selain itu kita juga bisa berlatih untuk menjadi penyiar radio yang baik sehingga mampu membuat stasiun radio. sendiri.

Referensi :
Buku Konfigurasi Debian Server_Ver_BLC-Telkom.pdf

Penutup :
Sekian dari saya, mohon maff apabila ada kesalahan pada penulisan dan semoga artikel streaming radio server ini dapat bermanfaat serta membantu teman-teman yang akan melakukan konfigurasi radio server tersebut.
Terima Kasih.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Thursday, May 16, 2019

Assamu'alaikum Wr.Wb

Pendahuluan :
Hai teman-teman, gimana kabarnya? pastinya baik-baik kan. Nah kali ini saya Mahfud Andriyan akan membagikan sebuah tutorial atau cara membuat repositori debian server secara offline dengan menggunakan iso dvd debian, untuk lebih jelasnya simak langkah-langkahnya di bawah ini.

Latar Belakang :
Pada saat kita ingin menginstall sebuah paket-paket yang dibutuhkan oleh komputer maupun server yang biasanya melalui jaringan internet dengan menggunakan repository secara online, maka disini saya akan membuat repositori secara offline, kenapa offline?, karena kita biasanya jauh dari jangkauan internet maka kita cari alternatif dengan menggunakan repositori offline.

Pengertian :
Repositori merupakan sebuah perangkat lunak yang digunakan sebagai tempat atau lokasi penyimpanan dari paket perangkat lunak dapat diambil dan diinstall pada sebuah komputer.

Maksud dan Tujuan :
Agar bisa mengintall paket-paket yang dibutuhkan server tidak secara online, namun secara offline.

Hasil yang Diharapkan :
Bisa membuat dan melakukan konfigurasi repositori secara benar.

Alat dan Bahan :
Laptop
Charger
Debian Server
Iso DVD Debian

Waktu Kegiatan :
Hari : Kamis
TGL : 16 Mei 2019

Pembahasan :

1. Pertama kita upload dulu iso debian nya ke debian server yang akan kita gunakan untuk membuat repository tersebut.
2. Kedua kita install paket pada debian dengan menggunkan perintah "apt-get install apache2 dpkg-dev rsync" seprti gambar di bawah.
3. Ketiga ini kita membuat directory seperti berikut ini.
mkdir /repo
mkdir /media/dvd1
mkdir /media/dvd2
mkdir /media/dvd3
mkdir -p /repo/pool
mkdir -p /repo/dists/jessie/main/binary-amd64/
mkdir -p /repo/dists/jessie/main/source/
4. Pada langkah keempat ini kita mount iso nya ke directory dvd yang telah kita buat tadi dengan perintah berikut ini.
mount -o loop debian-8.6.0-amd64-DVD-1.iso /media/dvd1


mount -o loop debian-8.6.0-amd64-DVD-1.iso /media/dvd2


mount -o loop debian-8.6.0-amd64-DVD-1.iso /media/dvd3



5. Kelima kita masuk pada directory media/dvd 1,2,3 lalu kita rsync atau menata paket perdvdnya. Pada proses ini memerlukan waktu yang cukup lama sehingga harus sabar menunggu karena menata paket-paket yang berada pada iso dvdnya, untuk melakukan kita menggunkan perintah seperti berikut.

masuk /media/dvd1 terlebih dahulu sampai ke dvd3
rsync -avH /media/dvd1/pool /repo/pool/


rsync -avH /media/dvd2/pool /repo/pool/

rsync -avH /media/dvd3/pool /repo/pool/ 

6. Selanjutnya pada langkah ini kita masuk pada dierectory repo, kemudian scanpackagesnya. Nah pada proses ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama dan harus sabar menunggu, karena paket yang di scan ini sangat banyak. Jadi untuk melakukannya itu semua kita menggunkan perintah "cd /repo" lalu "dpkg-scanpackages ./dev/null | gzip-9c > Packages.gz".



7.  Selanjutnya kita masukkan perintah berikut ini "dpkg-scansources ./dev/null | gzip -9c > Sources.gz".

8. Pada langkah ini kita pindahkan Packages.gz ke directory binry-amd64 dan Sources.gz ke directory sources, seperti gambar di bawah ini.


9. Selanjutnya kita buat hak akses agar server-server yang lain dapat mengakses repository yang kita buat dengan menggunkan perintah "ln -s /repo/ /var/www/html/debian".


10. Kemudian disini saya akan mencoba mengakses repository yang telah di buat tadi, sebelumnya kita harus melakukan konfigurasi di sourcelistnya dengan menggunkan perintah "nano /etc/apt/sourcelist" lalu berikan tanda # pada repository sebelumnya dan tambahkan konfigurasi seperti contoh gambar dibawah ini.
11. Langkah terakhir kita lakukan update maupun upgrade jika berhasil dan tidak menglami error maka kita sukses dalam melakukan konfigurasi tersebut, seperti gambar di bawah ini.

Temuan Masalah :
-

Kesimpulan :
Jadi pada saat kita membuat repositori harus teliti dan telaten, karena dalam membuat repositori ini biasanya rawan terhadap masalah error, salah titik ataupun koma saja bisa menjadi error.

Referensi :
Buku Konfigurasi Debian Server_Ver_BLC-Telkom.pdf
https://ajikamaludin.blogspot.com/2015/04/membuat-repositori-server-debian-8-dari.html

Penutup :
Baiklah teman-teman itu  saja dari saya, apabila ada kesalahan dalam penulisan mohon maaf dan semoga dengan artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua, sekian dan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Wednesday, May 15, 2019

Assamu'alaikum Wr.Wb

Pendahuluan :
Hai teman-teman selamat datang kembali di blog Mahfud Andriyan ini, pada kesempatan hari ini saya akan membahas materi mengenai konfigurasi DHCP server pada debian server, untuk lebih detailnya silahkan simak langkah-langkahnya di bawah ini.

Latar Belakang :
Pada sebuah jaringan itu pastinya ada yang nama server dan client, jika server itu mempunya sebuah ip secara manual maka si client akan bisa tersambung namun dengan cara yang manual. Nah maka dari itu saya melakukan konfigurasi IP DHCP server ini karena pada server agar bisa memberikan alamat ip kepada client secara manual.

Pengertian :
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan sebuah layanan yang memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang memintanya (client).

Maksud dan Tujuan :
Supaya memudahkan client agar tidak mensetting ip secara manual.

Hasil yang Diharapkan :
Mampu melakukan konfiigurasi IP DHCP debian server tersebut.

Alat dan Bahan :
Laptop
Charger
Debian Server
PC Client

Waktu Kegiatan :
Hari : Rabu
TGL : 15 Mei 2019

Pembahasan :

1. Pertama kita install terlebih dahulu package DHCP nya dengan perintah apt-get install dhcp-server.

2. Kedua kita lakukan konfigurasi pada DHCP nya dengan menggunkan perintah seperti gambar di bawah ini.

Kemudian cari kalimat A Slightiy dengan menekan CTRL + w lalu tuliskan kalimat yang ingin dicari.


3. Langkah ketiga jika sudah ketemu dengan kata yang di cari tadi maka kita hapus semua tanda # dan mengubah parameter ipnya seperti gambar di bawah ini serta jangan lupa kalau sudah di simpan dengan menekan CTRL + x + y lalu enter.
4. Langkah keempat ini kita tentukan interface yang diinginkan untuk menjadi DHCP tersebut dengan menggunakan perintah nano /etc/default/isc-dhcp-server. Kemudian cari dibagian paling bawah INTERFACES="di isi interfacenya" kemudian di simpan dengan menekan CTRL + x + y lalu enter.
 
5. Setelah itu kita restart dengan menggunakan perintah seperti berikut ini.
6. Kemudian kita mengecek apakah sudah berjalan apa belum konfigurasi DHCP tersebut dengan menggunkan perintah seperti gambar dibawah ini.
7. Jika sudah berjalan maka kita mengecek alamat ip DHCP yang sudah kita tentukan ip addressnya tadi, jika berhasil maka akan sesuai ip yang telah kita atur sebelumnya, sebagai contoh berikut gambarnya.

Temuan Masalah :
-

Kesimpulan :
Jadi dengan menggunakan  DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan layanan server yang dapat memberikan alamat ip kepada client secara otomatis dan lebih efisien waktu (tidak perlu manual).

Referensi :
Buku Konfigurasi Debian Server_Ver_BLC-Telkom.pdf

Penutup :
Baiklah teman-teman, ini saja yang dapat saya sampaikan pada kesempatan hari ini, semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Tuesday, May 14, 2019


Assamu'alaikum Wr.Wb

Pendahuluan :
Halo semua, pada kesempatan hari ini saya Mahfud Andriyan akan mensharingkan tutorial bagaimana cara melakukan konfigurasi mail Server dan webmail server dengan squirrelmail pada debian server. Okey kita langsung saja ya membahas langkah-langkahnya berikut ini.

Latar Belakang :
Pada zaman sekarang zaman era digital ini jika kita masih menggunakan kotak pos untuk mengirim surat itu rasanya sudah tidak efisien waktu, nah agar lebih efisien waktu maka kita lebih baik baik menggunakan email yang lebih mudah dan cepat serta efisien waktu dalam melakukan pengiriman surat.

Pengertian :
Mail Server merupakan sebuah aplikasi yang menerima email dari pengguna lokal (dari domain yang sama) maupun pengirim remote dari jaringan lain (internet). Mail server juga dapat memforwad email tersebut ke Mail Server lain yang akan dikirim, sedangkan webmail sebagai aplikasi yang berjalan pada web server, contoh software web mail yaitu SquirrelMail.

Maksud dan Tujuan :
Supaya bisa melakukan konfigurasi mail server dan webmail server pada debian server.

Hasil yang Diharapkan :
Dapat berhasil dalam melakukan konfigurasi mail Server dan webmail server dengan squirrelmail pada debian server.

Alat dan Bahan :
Laptop
Charger
Debian Server

Waktu Kegiatan :
Hari : Selasa
TGL : 14 Mei 2019


Pembahasan :

1. Pertama kita pastikan settingan dnsnya terlebih dahulu, isikan mail.mahfud.net seperti gambar di bawah ini.


2. Langkah kedua ini selanjutnya kita menginstall agent yang dapat mengirimkan pesan kita yaitu postfix, nah selain itu juga kita juga harus menginstall protocol yang dapat menerima pesan yaitu protocol POP dan IMAP. Untuk menginstall protocol tersebut kita menggunkan perintah apt-get install postfix courier-pop courier-imap, seperti gambar di bawah ini.


3. Langkah ketiga disini kita tinggal pilih Ok.


4. Keempat kemudian muncul beberapa pilihan seperti gambar di bawah ini, disini kita tinggal pilih "internet site", lalu kita klik Ok.


5. Kelima ini nanti kita isikan domain yang telah kita konfigurasikan tadi.


6. Keenam ini kita tinggal memlilih Yes saja.

7. Pada langkah ketujuh ini kita membuat directory mailnya dengan mengetikkan perintah maildirmake /etc/skel/Maildir 
 

8. Kemudian kita konfigurasi mailnya dengan mengetikkan perintah nano /etc/postfix/main.cf lalu tambahkan script dibagian paling bawah.

Jangan lupa kita simpan menggunkan perintah CTRL + X lalu Y baru Enter.

9. Pada langkah ini kemudian kita melakukan roconfigure kembali pada postfixnya dengan mengetikkan perintah "dpkg-reconfigure postfix" lalu pilih Ok.
10. Pada langkah ini disini kita tinggal pilih "internet site", lalu kita klik Ok.
 
11. Kemudian isikan domain kita.
 
12. Disini kita kosongkan saja selanjunya pilih Ok. 
 
13. Nah pada langkah ini disini di perintahkan untuk menambahkan domain. Karena tadi kita sudah mengisikan domain kita lanjutkan saja dan pilih Ok.
 
14. Pilih no pada "Force Synchronous".
 
15. Kemudian pada local network ini kita pilih Ok.

16. Pada Use ProcMail kita pilih no saja.

17. Pada langkah ini kita tentukan banyakn mail yang akan dikirimkan, Nah saya sarankan untuk menggunakan defaultnya yaitu 0.

18. Pada langkah ini kita langsung saja pilih Ok.


19. Nah disini berhubung saya menggunakan IPV4, maka saya disini memilih IPV4 lalu pilih Ok.
20. Kemudian disini kita lakukan restart pada postfix,courier-pop,courier-imap, dan bind9.
21. Nah pada langkah ini juga saya menambahkan user baru dengan menggunakan perintah adduser nama_user. Disini saya akan membuat dua user yang pertama andriyan dan yang kedua skanka.
 

22. Selanjutnya kita install web mailnya. Berhubung disini saya menggunakan squirrelmail maka saya mengunakan perintah "apt-get install squirrelmail".
 
23. Kemudian kita lakukan konfigurasi pada apache2.conf dengan menggunkan perintah "nano /etc/apache2/apache2.conf".
 
 
24. Kemudian kita lakukan restart pada apache2nya.

 
25. Kemudian kita membuat shortcut pada /usr/share/squirrelmail/ ke  /var/ww/html/mail dengan menggunkan perintah "ln -s/usr/share /squirrelmail/ /var/www/html/mail".

26. Selanjutnya kita mengubah document root pada  000-default.conf kemudian kita arahkan ke directory mail yang telah kita buat di directory /var/www/html. Nah untuk mengubahnya kita menggunkan perintah nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf lalu tambahkan mail  dan jika sudah kita simpan dengan menekan CTRL+X+Y lalu enter.

27. Kemudian jangan lupa kita lakukan restart pada apache2nya.

28. Pada langkah ini kita cek dengan membuka browser dengan mengetikkan mail.mahfud.net. Jika berhasil maka tampilan awal dari web mailnya seperti gambar di bawah ini dan untuk masuknya dengan menggunkan username dan password yang telah kita buat tadi.


29. Oke teman-teman kita sudah berhasil masuk. Karena tadi saya telah membuat dua user, maka saya akan menggunkan user andriyan ini sebagai pengirim dan user skanka sebagai user penerima. Nah berhubung ini saya menggunakan user andriyan maka saya akan menuliskan pesan dan mengirimnya ke user skanka.
30. Kemudian kita masuk ke user skanka untuk mengecek apakah pesan sudah terkirim atau belum.

31.  Nah teman-teman jika kalian berhasil maka akan muncul di menu inbox ada sebuah pesan yang dikirimkan dari user andriyan tersebut, berikut gambarnya di bawah ini.


Temuan Masalah :
-

Kesimpulan :
Jadi dengan kita menggunakan webmail yang sejenis dengan email, maka kita lebih cepat dan mudah serta lebih efisien waktu dalam mengirim surat.

Referensi :
Buku Konfigurasi Debian Server_Ver_BLC-Telkom.pdf

Penutup :
Baiklah teman-teman itu saja dari saya, apabila ada kesalahan dalam penulisan mohon maff dan semoga artikel pada hari ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Pages

Penayangan

Translate

Jadwal Sholat

FOTO

  • SEKOLAH

    Followers